antrian judi – Barisan Belakang Milan Masih Keropos

Sama seperti halnya Liverpool yang mengalami masalah pada lini belakang mereka, AC Milan pun terus melakukan pembenahan terhadap sisi pertahanan mereka sembari terus memperdalam skuad yang ada. Yang berbeda dari Liverpool dan AC Milan adalah The Reds telah berhasil melakukan pembenahan dengan mendatangkan beberapa muka baru untuk lini belakang mereka guna menghadapi kompetisi di musim depan.

Brendan Rodgers adalah pelatih yang berhasil mendatangkan Dejan Lovren dari Southampton untuk menambah kekuatan lini belakang mereka setelah sebelumnya lini belakang The Kop masih memiliki sejumlah nama seperti Kolo Toure, Daniel Agger, Sebastian Costes, Mamadou Sakho, dan Tiago Ilori, serta Martin Skrtel. Tambahan kekuatan itu dipercaya bakalan membuat gawang Liverpool yang kebobolan sebanyak 50 gol tidak akan terjadi lagi di musim depan.

Di San Siro sendiri sepertinya hal itu terjadi dengan tidak memberikan harapan dan tambahan tenaga yang cukup signifikan yang diinginkan oleh tim. Tim yang diarsiteki oleh Filippo ‘Pippo’ Inzaghi ini masih memiliki masalah terhadap lini belakang mereka sehingga gawang I Rossoneri mudah mengalami kemasukkan gol. Keberadaan Phlippe Mexes, Adil Rami, Cristian Zapata, Daniele Bonera, Alex dan Cristian Zaccardo ternyata bukanlah solusi tepat sejauh ini.

Ditambah lagi ada pernyataan yang menegaskan kalau Pippo tidak memberikan fokusnya kepada barisan belakang dengan cukup baik karena lebih memikirkan lini depan dan tengah tim. Lihat saja saat Milan tengah melakoni laga pra musim mereka di Amerika Serikat. Dalam dua laga yang sudah dimainkan saja, gawang I Rossoneri sudah 8 kali mengalami kebobolan dan hanya berhasil membalasnya dengan sebuah gol ke dalam gawang tim lawan.

Sepertinya strategi dan taktik yang diterapkan oleh Inzaghi tidak berjalan sesuai dengan yang diinginkannya sejauh ini. Namun para pemain Milan itu masih berusaha yakin dan respek kepada Pippo dan tetap terus berusaha memberikan yang terbaik kepada tim mengingat Inzaghi juga melakukan hal yang sama walaupun Milan sudah 2 kali mengalami kekalahan dengan jumlah gol yang sangat mengerikan ke dalam gawang mereka.(SC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*