bet judi – Dapatkan Dua Hasil Pahit, Pippo Beragumen

Di bawah kendali Filippo Inzaghi, AC Milan terus mengalami kekalahan. Dua kekalahan dengan skor akhir besar terus didapatkan oleh Milan. Lihat saja hasil yang didapatkan oleh I Rossoneri kala bermain di International Champions Cup 2014 di Negeri Paman Sam. Milan yang menghuni Grup B bersama Olympiacos Piraeus, Liverpool dan Manchester City harus terlihat saling adu sikut untuk meraih kemenangan.

Dari empat tim yang berada di grup B itu dua diantaranya sudah bermain sebanyak dua kali yakni wakil asal Yunani dengan tim kota Mode asal Italia itu. Olympiacos berhasil mengalahkan Il Diavolo Rosso dengan kemenangan telak dimana tiga gol berhasil bersarang ke dalam gawang Milan yang dikawal oleh kiper muda Milan yang berasal dari Brazil, Gabriel.

Tidak ada yang menyangka memang kalau pasukan Pippo itu bakalan keok dengan skor semengerikan itu dari raksasa Yunani itu mengingat skuad Milan diisi oleh banyak pemain hebat termasuk di dalamnya Keisuke Honda, Sulley Ali Muntari, Stepham El Shaarawy, Mario Balotelli, Philippe Mexes, Giampaolo Pazzini, Adil Rami, Andrea Poli, Alex dan beberapa nama lainnya.

Setelah kekalahan perdana itu, Milan kembali harus menelan kekalahan kedua dengan skor yang lebih mencolok lagi dari tim yang memiliki kualitas setara dengan Milan. Yakni dari Manchester City dengan skor lima gol berbalas sebuah gol dari Milan. Di laga ini, Stevan Jovetic menjadi pemain antagonis bagi lini belakang Milan karena berkat dwi golnyalah yang membuat City berhasil menghancurkan Milan dengan skor yang seperti itu. Jovetic membuka keran gol dan menutup laga dengan golnya juga.

Kekalahan itu pun membuat banyak kalangan meragukan kemampuan dari eks striker Milan itu. Padahal kala masih menangani tim primavera, tangan dingin Pippo berhasil membantu Milan muda meraih sejumlah kemenangan penting. Ada pula yang mengatakan kalau pengalaman melatih yang dimiliki oleh Filippo Inzaghi masih sangatlah minim mengingat dirinya baru sekitar 2 tahun ini menangani tim sepak bola dan baru kali ini menangani tim sekelas Milan.

Pippo pun memberikan argumennya terkait dua kekalahan telak yang didapatkan oleh timnya. Menurut Pippo, hasil buruk yang didapatkan oleh tim asuhannya ini dikarenakan ketidaksiapan tim besutannya itu dan komposisi tim masih belum komplet serta dirinya masih belum menemukan pakem yang diinginkan dan cocok untuk tim guna menghadapi kompetisi di musim depan.(SC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>