Deschamps Menuntut Cantona Karena Melakukan Penghinaan

Dalam sebuah Ucapan dari Eric Cantona yang tentang penanganan Karim Benzema dan Hatem Ben Arfa dari atas Didier Deschamps yang telah dapat menyebabkan sebuah pengajuan dengan pelatih Perancis untuk penghinaan.Pelatih kepala Prancis Didier Deschamps telah mengajukan keluhan atas penghinaan terhadap Manchester United Eric Cantona.Eric Cantona yang telah dapat memberikan wawancara ke surat kabar Guardian di Inggris pada bulan Mei 2016 di mana dia mempertanyakan penanganan Deschamps tentang Karim Benzema dan Hatem Ben Arfa selama masa jabatannya yang bertanggung jawab atas Les Bleus.Akan tetapi sekarang dengan Karim Benzema yang telah dilarang untuk mengikuti rencana Euro 2016 Prancis saat dia terlibat dalam usaha pemerasan yang menargetkan rekan satu timnya internasionalnya Matthieu Valbuena.

Pengadilan Kasasi Prancis, pengadilan yang sudah di lakukan banding tertinggi di negara tersebut, membatalkan keabsahan penyelidikan dugaan keterlibatan Benzema di plot pemerasan pada bulan Juli dan dia telah tersedia untuk seleksi internasional sejak Euro 2016.Deschamps telah memilih untuk tidak mengingat bintang Real Madrid, sementara Ben Arfa yang sekarang tidak disukai di Paris Saint-Germain memenangkan 15 caps terakhir Prancis melawan Inggris pada November 2015.Namun dalam Berbicara kepada RMC, pengacara Deschamps Carlo Alberto Brusa mengkonfirmasi bahwa kliennya akan mengambil tindakan hukum karena klaim Cantona bahwa Benzema dan Ben Arfa telah diperlakukan secara berbeda karena etnis mereka. “Ketika kita dianggap rasis dan bukan, kita menginginkan keadilan,” kata Brusa.

Itu berarti bahwa ucapan tertentu harus dikenai sanksi oleh peradilan pidana, itu berarti penghinaan harus tetap dipertahankan.Akan tetapi sekarang dengan Brusa yang juga telah dapat menyarankan agar ucapan Cantona terbukti tidak berbahaya untuk diracuni di tingkat nasional. “Konteksnya sangat berat dan ada debat yang hampir nasional dan publik untuk mengetahui apakah Mr Deschamps rasis atau tidak,” katanya.Ini mungkin adalah sesuatu yang bisa menimbulkan konsekuensi bencana, meski Deschamps sangat kuat dan menghadapi situasi ini.Deschamps mempertahankan posisinya dengan Prancis setelah mengalami kekalahan ekstra waktu ke Portugal di final Euro 2016 dan membawa tim tersebut lolos ke Piala Dunia 2018. ( JH )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*