PSMS Kembali Kalah Di Divisi Utama | Piala Dunia 2014

Sebenarnya bermain di Divisi Utama bukanlah habitat asli bagi PSMS Medan yang sebelumnya adalah salah satu raksasa dan kekuatan besar di Indonesia Super League. Namun apalah daya, kekuatan tim yang tidak memadai sehinigga membuat mereka tidak berhasil bersaing di kerasnya persaingan di ISL dalam beberapa musim terakhir. Hal itu pun membuat mereka mau tidak mau harus berjuang kembali dari nol.

Memulai semuanya dari level bawah ini bukanlah perkara mudah bagi tim sekelas PSMS Medan. Ditambah lagi mereka sudah ditinggalkan oleh sejumlah pemain andalannya ke klub lain semisal Supardi, Mahyadi Panggabean, Markus Horison dan juga Saktiawan Sinaga. Bukan hanya masalah punggawa yang memperkuat tim, melainkan juga mengenai masalah interim dalam manajemen tim yang tidak jua kunjung selesai.

Carut marutnya masalah ini dan tidak kunjung selesainya masalah tersebut membuat PSMS Medan terus berusaha keras untuk keluar dari problem yang mereka alami saat ini. Sehingga hal ini pun berbuntut pada performa mereka di Divisi Utama Liga Indonesia di musim ini. Lihat saja dalam dua pertandingan yang dimainkan dalam dua pecan terakhir ini, tim kebanggaan kota Medan selain Pro Duta Medan ini harus menelan dua kekalahan secara beruntun.

Persiraja Banda Aceh dan PSAP Sigli adalah dua lawan yang berhasil memastikan PSMS Medan tidak berkutik menghadapi mereka. Walaupun kedua tim tersebut hanya berhasil menang tipis yakni dengan skor 1 gol saja, namun gol-gol yang bersarang ke dalam gawang tim berjuluk Ayam Kinantan ini membuat mereka harus kehilangan 6 angka yang seharusnya bias didapatkan andai kemenangan berhasil didapatkan.

Banyak pendukung PSMS mengharapkan agar manajemen tim dapat menyelesaikan masalah mereka dan memberikan kucuran dana segar dalam jumlah banyak guna membantu tim Ayam Kinantan ini segera kembali ke ISL dalam 2 hingga 4 musim ke depan. Patokan itu seharusnya bisa dilakukan dengan baik karena mereka sudah melewati periode yang cukup panjang. Andai PSMS Medan kembali ke ISL maka mereka akan kembali berhadapan dengan sejumlah tim papan atas di Indonesia.(SC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>